Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Gubernur Rajut Harapan Pekerja Migran Sulteng Bersama Menteri Kelahiran Ogoamas

Jumat, 04 April 2025 | April 04, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-05T01:23:02Z


PorosSulteng-Palu-Dalam rangka meninjau implementasi program kebijakan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Menteri Perlindungan Pekerja Kerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding melakukan kunjungan resmi ke Sulteng, pada Rabu malam (2/4/2025).

Kunjungan ini sarat dengan nuansa kekeluargaan dan silaturahmi dalam suasana lebaran, mengingat Menteri P2MI merupakan putra terbaik Sulteng kelahiran Ogoamas, Kabupaten Donggala yang dipercaya memimpin salah satu kementerian strategis dalam kabinet Merah Putih.

Menteri Abdul Kadir Karding disambut dengan hangat dalam jamuan makan malam, bertempat di kediaman Gubernur Sulteng Dr. Anwar Hafid, M.Si dan istri Ketua TP-PKK Sulteng Ny. Ir.Hj.Sry Nirwanti Bahasoan.

Acara tersebut turut dihadiri para tokoh, antara lain anggota DPR RI Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si, Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P dan Pj Bupati Parigi Moutong Richard A. Djanggola, S.E., M.S.A.

Nampak pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin, S.Sos, M.Si dan Kaban Kesbangpol Drs. Arfan, M.Si.

Dalam diskusi yang santai dan penuh keakraban, Gubernur Anwar Hafid dan Menteri Abdul Kadir Karding berbagi pandangan dan gagasan tentang berbagi isu strategis yang terkait dengan perlindungan pekerja migran Indonesia.

Gubernur Anwar Hafid menuturkan bahwa sebagian besar lulusan SMA/SMK di Sulteng memilih segera bekerja bahkan tidak sedikit yang ingin bekerja ke luar negeri.

Alasan mereka ulas gubernur adalah hasrat yang besar untuk menjadi pahlawan keluarga dengan mencari nafkah secara mandiri agar ekonomi keluarga terbantu dan beban orangtua terangkat.

Namun di balik motivasi mulia tersebut, tersimpan tantangan besar antara lain: minimnya keterampilan; resiko eksploitasi dan kesenjangan peluang kerja bagi fresh graduate atau lulusan baru yang minim pengalaman kerja.

Olehnya itu, Gubernur Anwar Hafid berencana melakukan MoU dengan kementerian teknis termasuk kementerian P2MI agar ke depan pekerja migran asal Sulteng dapat diprioritaskan penempatannya ke sejumlah negara tujuan yang prospektif.

Selain itu gubernur juga mengisyaratkan pentingnya BLK terakreditasi hadir di kabupaten kota se Sulteng sebagai lembaga vokasional untuk mempersiapkan SDM unggul berkualitas yang handal dan siap kerja dengan jaminan sertifikat kompetensi.

Tak sampai di situ, bagi lulusan SMA/SMK yang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah tapi terganjal masalah biaya maka Gubernur Anwar Hafid lewat program BERANI Cerdas akan memastikan bantuan beasiswa yang diterima tiap tahun.

“Kami berharap dukungan dan perhatian pak Menteri sebagai perwakilan Sulawesi Tengah di pusat,”ujarnya dengan penuh optimisme.

Sementara itu, Menteri Abdul Kadir Karding sangat menyambut baik aspirasi dan harapan gubernur untuk didorongnya ke pusat lewat kolaborasi dan sinergitas dengan kementerian teknis.

Terkait keinginan besar para lulusan SMA/SMK Sulteng untuk bekerja ke luar negeri maka Menteri P2MI mendorong penguasaan Bahasa Inggris sebagai syarat mutlak supaya mereka dapat berkomunikasi dan diterima dengan baik di negara penempatan.

Di kesempatan itu, Ia juga memaparkan sejumlah program strategis kementerian guna meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan PMI, diantaranya layanan help desk PMI dan program PMI Purna Berdaya.

“Ini panggilan kami sebagai anak daerah untuk berkontribusi bagi tanah kelahiran,”pungkasnya.

(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)

IMG-20250225-WA0119IMG-20250225-WA0085IMG-20250225-WA0086 IMG-20250228-WA0151IMG-20250225-WA0084
×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini